Analisis Strategi Pengembangan Usaha Mebel Samawa di Kandai 2 Kecamatan Woja

Authors

  • Yeye Suhaety Program studi Manajemen, STIE Yapis Dompu, Nusa Tenggara Barat, Indonesia
  • Mulyati Mulyati Program studi Manajemen, STIE Yapis Dompu, Nusa Tenggara Barat, Indonesia
  • Muhammad Fadillah Program studi Manajemen, STIE Yapis Dompu, Nusa Tenggara Barat, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54371/ainj.v2i3.93

Keywords:

Strategi, Pengembangan, Usaha

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis strategi pengembangan usaha yang tepat untuk diterapkan  pada mebel samawa di kandai 2 kecamatan woja. Analisis data yang digunakan adalah Analisis SWOT yang dimana terdiri dari faktor internal dan faktor eksternal, adapun faktor internal terdiri dari kekuatan (strength) dan kelemahan (weakness) sedangkan faktor eksternal terdiri dari peluang (opportunities) dan kelemahan (threats) yang memiliki nilai tersendiri. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa faktor-faktor pengembangan usaha Mebel Samawa yang terdiri dari faktor internal dan faktor eksternal. adapun faktor internal memiliki total nilai sebesar 3,7 dengan skor kekuatan 2,4 dan skor kelemahan 1,3. Sedangkan untuk faktor eksternal memiliki total nilai sebesar 3,1 dengan skor peluang 1,6 dan skor ancaman 1,5. setelah melakukan analisis data dengan menggunakan tehknik analisis SWOT,  maka dapat disimpulkan bahwa alternatif strategi yang digunakan untuk pengembangan usaha mebel Samawa yaitu dengan menggunakan strategi SO, dimana strategi tersebut berada pada kuadran I yang menunjukkan bahwa posisi tersebut sangat baik   untuk perkembangan usaha mebel samawa kedepannya, Sehingga usaha Mebel samawa dapat menciptakan strategi yang menggunakan kekuatan yang dimiliki untuk memanfaatkan peluang yang ada untuk kebelangsungan jalannya usaha.

Downloads

Published

2021-08-31

How to Cite

Suhaety, Y., Mulyati, M., & Fadillah, M. (2021). Analisis Strategi Pengembangan Usaha Mebel Samawa di Kandai 2 Kecamatan Woja. Ainara Journal (Jurnal Penelitian Dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan), 2(3), 281–287. https://doi.org/10.54371/ainj.v2i3.93