Isu-Isu Pendidikan dalam Kampanye Pilkada Kabupaten Dompu 2015

Authors

  • Ilyas Yasin STKIP Yapis Dompu
  • Enung Nurhasanah STKIP Yapis Dompu

DOI:

https://doi.org/10.1234567/ainarajournal.v2i1.23

Keywords:

Politik, Pendidikan, Pilkada

Abstract

Dalam konteks pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kabupaten Dompu, masalah pendidikan menarik bukan hanya karena persoalan ini masih krusial, tapi juga fakta bahwa para calon memandang dunia pendidikan sebagai basis dukungan dan legitimasi politik cukup penting dalam setiap kampanye Pilkada di daerah tersebut. Tujuan jangka panjang yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah mendorong para pemangku kepentingan (stakeholders), khususnya pemerintah Kabupaten Dompu, agar menempatkan sektor pendidikan berada di arus utama dalam pembuatan kebijakan pembangunan di daerah. Penelitian ini juga dapat membantu para calon bupati Dompu yang akan datang dalam merumuskan tema kampanye, program maupun kebijakan pendidikan yang akan diusungnya. Sedangkan target khusus penelitian ini adalah diketahuinya politik atau kebijakan pendidikan dari masing-masing calon bupati Dompu, bentuk-bentuk kebijakan pendidikan yang akan dijalankan, seberapa penting isu pendidikan dalam tema-tema kampanye para calon, bagaimana mereka memandang isu pendidikan di antara isu-isu pembangunan lainnya, dan bagaimana cara mengeksekusi kebijakan pendidikan yang telah disusun jika terpilih nantinya. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan studi dokumen, sedangkan analisis data dilakukan secara deksriptif-kualitatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa selain belum menjadi isu utama dalam kampanye Pilkada, penyelesaian masalah pendidikan yang ditawarkan para calon juga masih bersifat parsial serta hanya mengandalkan pendekatan kesejahteraan.

Downloads

Published

2021-01-30

How to Cite

Ilyas Yasin, & Enung Nurhasanah. (2021). Isu-Isu Pendidikan dalam Kampanye Pilkada Kabupaten Dompu 2015. Ainara Journal (Jurnal Penelitian Dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan), 2(1), 38–48. https://doi.org/10.1234567/ainarajournal.v2i1.23