Identifikasi Pengukuran Fluktuasi Gelombang Air Laut di Pesisir Pantai Wisata Benteng Asakota Desa Punti Kabupaten Bima

Authors

  • Ardi Marwiliansyah Program Studi Pariwisata, STIPAR Soromandi Bima

Keywords:

fluktuasi gelombang, wisata pesisir, pengukuran

Abstract

Telah dilakukan penelitian identifikasi konsep fluktuasi gelombang air laut di pesisir pantai wisata Benteng Asakota Desa Punti Kabupaten Bima. Adanya akses wisata pesisir pantai yang sejuk dan bersih di Benteng Asakota menjadikan Desa Punti makin kaya dengan potensi daya tarik wisata. Kondisi perairan seperti wisata bahari sangat memberikan manfaat dalam aktivitas nelayan di pantai. Aktivitas pantai sering fluktuatif dari aspek gelombang pasang-surut. Gelombang di pesisir pantai wisata Benteng Asakota merambat dari laut dalam menuju pantai mengalami perubahan karakteristik ketinggian sehingga membawa sampah dan sampah tersebut akan menganggu ekosistem biota laut. Penelitian ini bertujuan menyajikan perubahan pantai yang terjadi berdasarkan pengukuran lapangan fluktuasi gelombang dan menganalisa pengaruhnya. Jenis penelitian yang dilakukan penelitian kuantitatif dimana peneliti yang langsung turun ke lapangan untuk mengambil data berupa pengukuran fluktuasi gelombang air laut. Teknik pengambilan dilakukan melalui observasi awal, dan melalui lembar data pengukuran fluktuasi gelombang. Hasil dari identifikasi fluktuasi gelombang untuk nilai ketinggian gelombang terendah yang tercatat selama pegukuran puncak dan lembahnya sebesar 172,3 cm dan 172,1 cm. Sementara itu, untuk ketinggian maksimal gelombang yang tercatat puncak dan lembahnya sebesar adalah setinggi 190,8 cm dan 184,5 cm . Hal ini terjadi karena adanya faktor – faktor yang mempengaruhi gelombang tersebut yakni kecepatan sirkulasi angin yang berubah terhadap waktu.

Downloads

Published

2021-06-01

How to Cite

Ardi Marwiliansyah. (2021). Identifikasi Pengukuran Fluktuasi Gelombang Air Laut di Pesisir Pantai Wisata Benteng Asakota Desa Punti Kabupaten Bima. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Bidang Pariwisata, 1(2), 85–92. Retrieved from https://journal.ainarapress.org/index.php/jppmp/article/view/66