Pemberdayaan POKDARWIS “Doro Wadu Na’e” Dalam Pengembangan Desa Wisata Kandai Satu Dompu NTB

Authors

  • Elza Nova Rizaly Program Studi Pariwisata, STIPAR Soromandi Bima
  • Atriana Djabbar Program Studi Pariwisata, STIPAR Soromandi Bima
  • Jusram Rizal Program Studi Pariwisata, STIPAR Soromandi Bima

Keywords:

POKDARWIS, Desa Wisata, Kandai Satu, Dompu

Abstract

Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) “Doro Wadu Na’e” adalah kelompok yang mengelola wisata di Desa Kandai Satu, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu. Daya Tarik Wisata yang ada di desa Kandai Satu adalah Wisata Alam, Budaya dan Religi. Dominasi Wisatawan adalah Wisatawan Lokal dengan data kunjungan pada tahun 2020 mencapai 100 wisatawan perminggunya. Permasalahan pada kelompok POKDARWIS “Doro Wadu Na’e” adalah wisatawan hanya melakukan aktifitas pada dua daya tarik wisata saja yaitu Mandi di Sungai atau Air Terjun Pipa Bocor kemudian makan-makan dan foto bersama keluarga di pinggir sungai atau air terjun, Disisi lain adalah anggota POKDARWIS “Doro Wadu Na’e” belum dibekali pelatihan kepemanduan wisata, Permasalahan lainnya adalah pembuatan produk paket wisata desa Kandai Satu. Solusi dalam pengabdian ini adalah dengan memberikan pelatihan pemandu wisata lokal bagi POKDARWIS “Doro Wadu Na’e”, sehingga dalam melayani tamu memiliki standar sesuai SKKNI kepemanduan wisata. POKDARWIS juga dibekali pengetahuan dalam pengembangan produk Paket Wisata Desa Kandai Satu yang akan dipromosikan melalui website POKDARWIS “Doro Wadu Na’e” maupun media online. Adapun paket wisata hasil kegiatan antara lain, Paket Wisata Jelajah Doro Wadu Na’e, Paket Wisata Sejarah, Paket Wisata Seni Rawa Mbojo, Paket Wisata Kuliner yang di bingkai oleh kegiatan Camping Ground “Doro Wadu Na’e”. 

Downloads

Published

2021-06-01

How to Cite

Elza Nova Rizaly, Atriana Djabbar, & Jusram Rizal. (2021). Pemberdayaan POKDARWIS “Doro Wadu Na’e” Dalam Pengembangan Desa Wisata Kandai Satu Dompu NTB. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Bidang Pariwisata, 1(2), 57–64. Retrieved from https://journal.ainarapress.org/index.php/jppmp/article/view/63