Entitas Aspektualitas Bahasa Daerah dan Pengintegrasiannya pada Matapelajaran Muatan Lokal di SMA

Authors

  • Sugerman Sugerman Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, STKIP Yapis Dompu
  • Arifin Arifin Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi, STKIP Yapis Dompu
  • Leni Marlina Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, STKIP Yapis Dompu

DOI:

https://doi.org/10.54371/ainj.v2i3.80

Keywords:

Aspektualitas, Bahasa Daerah, integrasi, Muatan Lokal

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk aspektulitas Bahasa Bima. Bentuk aspek tersebut meliputi aspektualitas inkoatif, perfektif, dan inseptif. Penelitian ini merupakan penelitian etnografi dengan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi terstruktur dan simak catat. Data diperoleh melalui informan yang bersifat insidental. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) bentuk aspektualitas inkoatif bahasa Bima ditandai dengan melekatnya partikel {-ra}, {-ni}, {-ta}, dan {-pu} pada verba dasar; (2) bentuk aspektualitas perfektif Bahasa Bima ditandai dengan melekatnya morfem afiks {ra-}, {-na}, {-ku}, {-mu}, {ra-ku}, {ra-na}, {ma-na}, dan {ma/ra-na} pada verba dasar; (3) bentuk aspektualitas inseptif ditandai dengan melekatnya morfem afiks {ndi-}, {ndi/ma-}, {na-}, {mu-}, {ku-}, {na-ku}, {na-ra}, {mu-ra}, {ndi-na}, {ndi-ku}, {ndi-mu}, dan {ndi/ma-na} pada verba dasar; (4) terdapat tingkat kesantunan sebagai penanda aspektualitas inkoatif Bahasa Bima dengan skala (2, 2,5, 3, dan 5); (5) terdapat aspektualitas yang berkategori aspektualitas nondeiktif pasif dan nondeiktif aktif pada aspektualitas perfektif dan inseptif; (6) terdapat partikel dan afiks yang produktif dan tidak produktif pada aspektualitas inkoatif, perfektif dan inseptif; aspektualitas inkoatif presentase produktifnya mencapai 50%, aspektualitas perfektif persentase produktif dan tidak produktifnya mulai 10% dan 30%, dan aspektualitas inseptif presentase produktif dan tidak produktifnya mulai 10%, 40%, dan 60%; (7) pembentukan aspektualitas Bahasa Bima ditandai dengan melekatnya partikel dan morfem afiks pada verba dasar artinya bahwa pembentukan aspektualits diawali dari proses morfologi.

Downloads

Published

2021-08-22

How to Cite

Sugerman, S., Arifin, A., & Marlina, L. (2021). Entitas Aspektualitas Bahasa Daerah dan Pengintegrasiannya pada Matapelajaran Muatan Lokal di SMA. Ainara Journal (Jurnal Penelitian Dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan), 2(3), 182–192. https://doi.org/10.54371/ainj.v2i3.80